Hal yang paling diperhatikan apabila akan lulus di SMP adalah kemana akan melanjutkan sekolah karena ada dua sasaran yang akan dipilih pada saat itu yaitu masuk ke SMA kalau ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi atau masuk SMK/Sederajat kalau akan langsung bekerja.
Sebagai orang yang belum punya rencana untuk masa depan maka orang yang paling berpangaruh untuk memberikan masukan adalah orang tua. Pada umumnya pada saat itu orang tua menentukan pilihan kepada anaknya dengan melihat trend pada saat itu. Trend yang paling diminati pada saat itu adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Perawat Kesehatan (SPK). Karena orang tua saya sangat kagum terhadap perawat yang ada di rumah sakit maka saya diminta untuk masuk SPK apalagi pada waktu itu ada orang dikampung saya sebagai alumni SPK bekerja di Rumah Sakit dan menjabat sebagai Kepala Bangsal di Rumah Sakit tersebut, lengkaplah kekagumannya.
Untuk mewujudkan impian orang tua, setelah tamat SMP saya berangkat ke Ibu kota Provinsi untuk mendaftar ke SPK, saya memilih mendaftar ke SPK yang milik pemerintah karena pertimbangan biaya yang katanya lebih ringan dibanding SPK Swasta. Semua persyaratan sudah saya lengkapi sampai akhirnya Test dilakukan, setelah menunggu beberapa hari pengumumanpun keluar, saya memperhatikan urutan nama yang diterima dari nomer pertama sampai yang terakhir ternyata nama saya tidak terlihat.
Karena rencana sudah bulat untuk jadi perawat maka saya mendaftar kembali ke SPK Swasta walaupun biayanya agak lebih besar dari yang milik pemerintah. Sama seperti waktu mendaftar pertama diminta melengkapi semua persyaratan dan sampai tiba saatnya test. Setelah menunggu beberapa hari akhirnya pengumuman itu keluar juga dan ternyata dari sekian nama yang tercantum di kertas pengumuman tidak satupun yang tercantum nama saya.
Karena merasa bahwa jadi pearawat hanya sekedar mimpi dan pada waktu itu tidak ada lagi SPK yang membuka pendaftaran maka atas restu orang tua, saya harus mencari sekolah yang dapat memberi saya harapan akan masa depan kelak dan melupakan impian orang tua saya untuk menjadi Perawat.
Dalam pikiran saya pada saat itu, Semoaga aku dapat menemukannya....
Selamat Berjuang untuk saya ...
Friday, November 28, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment