Tuesday, December 20, 2011

Bang Ruhut...lagi ada yang lamar yah...

Ruhut Sitompul adalah salah satu politisi yang selalu bersinar dengan segala kontroversinya baik waktu masih di Golkar sampai saat ini di Demokrat, selalu tampil didepan membela partai dan anggota se partainya. Kata orang beliau paling lihai menarik perhatian orang, gak peduli benar atau salah yang penting ngomong dulu.

Masih jelas dalam ingatan ketika pertama kali muncul kasus Nazaruddin ke permukaan, seorang Ruhut sitompul begitu gagah tampil didepan untuk mementalkan setiap ada opini orang yang menyerang Nazaruddin dan partai Demokrat. Seiring pada saat Demokrat dan Nazar terpojok Ruhut Sitompul balik arah mengecam Nazar untuk menyelamatkan partainya dan semua omongannya selama ini.

Saya kaget begitu baca berita di Internet " Ruhut Sitompul Ingin Hengkang dari Demokrat ", ada apa gerangan...?, saya kurang sependapat kalau Ruhut mau hengkang karena gak disukai di dalam partai Demokrat, bukannya dari awal kebanyakan orang di dalam Demokrat sudah gak suka sama Ruhut Sitompul karena dianggap kutu loncat...? tapi karena pada saat itu Demokrat semakin kokoh sebagai partai nomer 1 di Republik ini maka Ruhut tidak akan bergeming, beliau tetap pasang badan terhadap serangan dari manapun.

Kondisi saat ini Partai Demokrat berbeda dengan dulu, saat ini banyak diserang dari berbagai pihak dan sebagian anggotanya mengarah kepada bukti-bukti keterlibatan di berbagai kasus-kasus yang mencuat selama ini, diluar Nazaruddin ada Anas, Anggelina dan lain-lain. Selain itu Demokrat saat ini tidak punya figur untuk calon Presiden pada tahun 2014 ( Demokrat diambang kehancuran ).

Menurut penerawangan saya hehehe, kondisi tersebut diatas sebagai pemicu keluarnya statement Ruhut Sitompul untuk hengkang dari Demokrat, Ruhut berharap dengan adanya statement tersebut akan dilihat oleh beberapa partai untuk merekrut Ruhut masuk ke partainya atau kali aja sudah ada partai besar yang melamar Bang Ruhut. Betulkah itu bang Ruhut...? hanya Tuhan dan Ruhut yang tau...

Monday, December 19, 2011

Anggota DPR Bermuka Dua

Sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat adalah senantiasa selalu menerima aspirasi dari seluruh rakyat Indonesia. Seluruh keluh kesah dari setiap warga masyarakat harus di dengar dan ditermahkan dalam bentuk implementasi yang sejalan dengan aspirasi itu sendiri. Sebagai bentuk implementasi adalah bagaimana mendorong pemerintah untuk membuat suatu kebijakan yang bersumber dari aaspirasi yang telah diterima dari masyarakat.

Kenyataan yang ada sekarang adalah sebagian besar anggota Dewan Perwakilan Rakyat digunakan sebagai alat untuk mendapatkan suatu keinginan pribadi atau kelompok. Semua itu dilakukan di lintas partai dan fraksi, praktek itu dilakukan karena lunturnya rasa peduli terhadap kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara yang mana didalamnya adalah masyarakat yang dulu memilih para anggota dewan yang terhormat.

Sebagaimana fenomena yang paling menonjol akhir-akhir ini adalah tereksposnya gaya hidup beberapa orang anggota dewan, mulai gaya hidup dengan materi, gaya hidup dengan kehidupan sosial, gaya hidup kebal terhadap hukum sampai kepada gaya hidup yang selalu ingin di ekspos. Sebagai rakyat biasa kita hanya bisa marah dalam hati karena tidak tau mau menyalahkan siapa.

Tapi yang paling menyakitkan adalah tingkah beberapa anggota dewan disatu sisi menentang suatu kebijakan yang merugikan masyarakat tapi disisi lain membela suatu kebijakan yang dapat merugikan diri sendiri dan kelompoknya.

Sunday, December 18, 2011

Ketika dia Menuntun Saya (Bag 7)

Saya sangat bersyukur karena saya dapat menempuh pendidikan ditingkat menengah dan masuk SMK negeri dimana SMK tersebut merupakan salah satu sekolah favorit pada saat itu walaupun lewat KKN juga hehehe.

Selama menempuh pendidikan saya tinggal dirumah keluarga yang kebetulan adalah seorang pengajar di salah satu SMA swasta di pinggiran kota Palopo. Saya sangat berterima kasih dan minta maaf karena selama saya tinggal bersama beliau banyak menyusahkan dan kadang mengabaikan nasehat-nasehat beliau pada saat itu.

Disekitar tempat tinggal tersebut banyak dihuni oleh berbagai macam karakter manusia dan tingkat sosial, mulai dari yang miskin sampai yang berkecukupan, mulai dari yang baik sampai yang paling nakal sekalipun. Secara kebetulan disekitar tempat tinggal saya ada juga seorang atlit bola Basket yang namanya Sarjun yang sangat ramah terhadap saya sehingga dari itu saya tertarik untuk belajar main basket walaupun secara fisik tidak ideal sebagai seorang pemain basket. Berkat dorongan dan bimbingan dia saya bergabung dengan salah satu Klub Basket yang paling disegani di Kota Palopo.

Saya sangat bangga bisa bergabung dengan teman2 dari berbagai sekolah di Kota Palopo untuk latihan bersama belajar main Bola Basket, pada saat itu juga dengan senior yang pada akhirnya menjadi sahabat dan sekaligus kakak saya namanya Agus, yang mana pada awal bertemua dengan dia membuat saya minder karena mukanya sangat tidak bersahabat, tetapi seiring dengan berjalannya waktu justru saya sangat dekat dengan dia.

Dengan bimbingan teman2 dan senior ditambah sentuhan teknik oleh seorang pelatih yang namanya Lun Chi Ang, pelatih saya ini adalah mantan pemain Timnas yang mempunyai teknik yang sangat baik maka jadilah saya pemain basket walaupun kemampuannya biasa-biasa saja tapi yang penting adalah sedikit mempunyai teknik bermain basket.

Pak Abraham...jangan mengingkari jatidirimu dan jatidiri asal usulmu

Pemilihan ketua KPK sangat menyita perhatian berbagai kalangan di negeri ini karena lembaga ini merupakan satu-satunya lembaga yang masih punya kepercayaan dari masyarakat dalam hal pemberantasan korupsi. Setelah Pansel KPK mengeluarkan nama-nama calon pimpinan KPK yang natinya akan di pilih oleh anggota DPR saya merasa yakin bahwa akan mempertajam pemberantasan korupsi di negeri ini.

Kalau melihat urutan nama calon pimpinan KPK yang dikeluarkan Pansel maka urutan dibawah empat besar akan sulit untuk menduduki pimpinan KPK ditambah lagi pernyataan salah satu anggota pansel kalau urutan tersebut sesuai dengan urutan hasil penilaian Pansel secara keseluruhan. Kalau itu terjadi berarti urutan dibawah empat besar boleh dikatakan cuma sebagai pelengkap saja, secanggih apapun pemaparannya di depan anggota dewan tetap tidak berguna.

Seharusnya Pansel KPK mengeluarkan nama calon pimpinan KPK tidak dengan urutan tapi mengeluarkan nama-nama calon itu secara paket yang layak dipilih karena kalau dengan urutan nama yang paling layak maka akan menggiring anggota dewan untuk memilih nama yang teratas padahal Pansel juga manusia gak bisa menilai isi hati seseorang, bisa saja secara kasat mata urutan teratas mempunyai mempunyai kemampuan tetapi didalam hatinya belum tentu karena bisa saja dipengaruhi faktor external.

Kali ini saya memberikan apresiasi kepada anggota dewan yang terhormat untuk memberikan kesempatan kepada semua calon untuk memberikan pemaparannya tentang bagaimana melakukan penangan korupsi kalau mereka terpilih. Pada saat pemaparan tersebut anggota dewan dengan leluasa untuk memilih siapa yang layak untuk menjadi pimpinan KPK yang pada kenyataannya dan mengejutkan terpilih lah Ambraham, Bambang, Adnan dan Zulkarnaen. Nama seperti Abdullah Hehamahua dan Yunus Husein terpental.

Terpilihnya Abraham Samad sebagai salah satu pimpinan KPK bahkan terpilih sebagai ketua KPK yang notabene nama yang tidak masuk kedalam daftar empat besar yang dikeluarkan Pansel KPK mengejutkan berbagai pihak bahkan anggota salah satu anggota Pansel mengatakan sangat kecewa atas pilihan anggota dewan yang terhormat.

Khusus kepada Pak Abraham Samad janganlah mengingkari jati dirimu dan jatidiri asala usulmu, buktikanlah bahwa anggota dewan tidak salah memilihmu karena pilihan anggota dewan adalah pilihan rakyat seluruh Indonesia.

Buktikanlah...