Rakor Guru Bantu yang dihadiri oleh Kepala LPMP, Kepala Dinas Pendidikan Propinsi, Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota, Sudin Ketenagaan Dinas Pendidikan Propinsi adalah dalam rangka mengsingkronisasikan Data yang ada di LPMP dan data yang di Dinas Pendidikan Kab/Kota.
Dari pemantauan saya selama Rakor berlangsung ternyata kisah klasik yang selama ini menjadi kendala belum juga hilang yaitu " Tidak Terjalinnya Kemunikasi yang baik antara LPMP dan Dinas Pendidikan Kab/Kota" sehingga apa yang diharapkan dari hasil rakor ternyata jauh dari Target.
Data Guru Bantu yang diserahkan oleh Dinas Pendidikan Kab/Kota pada saat registrasi ternyata data yang tidak pernah di Update bahkan sebagian dinas Pendidikan hanya menyerahkan Rekap Guru Bantu, nah apakah itu yang akan kita jadikan acuan untuk mencocokkan data yang ada di Ditjen Mutendik ?Sekedar Info bahwa data yang dipakai oleh MENPAN dan BKN dalam rangka mengangkat Guru Bantu Menjadi CPNS adalah data yang ada di Ditjen Mutendik.
Hasil apakah yang didapatkan dalam rakor tersebut...? yang telah memakan dana milliaran rupiah...? mmmmmm
Friday, December 30, 2005
Sunday, December 25, 2005
Persiapan Rakor Guru Bantu
Menindak lanjuti hasil pertemuan antara bapak wakil presiden, Bapak Menteri Pendayagunaan aparatur negara, Kepala BKN dan Bapak Menteri Pendidikan Nasional Maka Direktorat Jenderal Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan akan mengadakan rapat koordinasi Guru Bantu yang akan dilaksanakan pada hari Selasa s/d Rabu, tgl 27 - 28 Desember 2005.
Adapun hasil pertemuan dengan Bapak Wakil Presiden yang dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2005 tentang Guru Bantu sebagai berikut :
1. Rapat Menyepakati bahwa pengangkatan Guru Bantu Menjadi CPNS akan diselesaikan selama 3 tahun, mulai tahun formasi 2005 sampai dengan formasi 2007.
2. Untuk tahun formasi 2005 akan diangkat menjadi CPNS sebanyak 80.000 orang Guru Bantu menjadi CPNS terhitung mulai 1 April 2006. Sedangkan sisanya akan diangkat pada tahun formasi 2006 dan 2007.
3. Dalam Proses pelaksanaan pengangkatan guru bantu tersebut, kepala BKN akan berkoordinasi dengan deputi bidang Pemberdayaan manusia kantor kementrian PAN dan Dirjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Depdiknas untuk memastikan agar setiap kabupaten/kota dapat mengangkat sesuai dengan yang ditargetkan untuk setiap tahun formasi.
4. Untuk mengatasi kekurangan biaya akibat keterlambatan pengangkatan Guru Bantu menjadi PNS, yang semula direncanakan 1 Januari 2006 menjadi 1 April 2006, Depdiknas akan melakukan koordinasi dengan Departemen Kuangan, Bappenas dan DPR sehingga honor semua Guru Bantu bisa dibayarkan pada Waktunya dan dengan jumlah yang sesuai dengan rencana.
Untuk mengetahui hasil rakor yang akan dilaksanakan pada tgl 27 s/d 28 Desember tunggu posting selanjutnya.
Semoga masalah Guru Bantu dapat diselesaikan secepatnya.
Adapun hasil pertemuan dengan Bapak Wakil Presiden yang dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2005 tentang Guru Bantu sebagai berikut :
1. Rapat Menyepakati bahwa pengangkatan Guru Bantu Menjadi CPNS akan diselesaikan selama 3 tahun, mulai tahun formasi 2005 sampai dengan formasi 2007.
2. Untuk tahun formasi 2005 akan diangkat menjadi CPNS sebanyak 80.000 orang Guru Bantu menjadi CPNS terhitung mulai 1 April 2006. Sedangkan sisanya akan diangkat pada tahun formasi 2006 dan 2007.
3. Dalam Proses pelaksanaan pengangkatan guru bantu tersebut, kepala BKN akan berkoordinasi dengan deputi bidang Pemberdayaan manusia kantor kementrian PAN dan Dirjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Depdiknas untuk memastikan agar setiap kabupaten/kota dapat mengangkat sesuai dengan yang ditargetkan untuk setiap tahun formasi.
4. Untuk mengatasi kekurangan biaya akibat keterlambatan pengangkatan Guru Bantu menjadi PNS, yang semula direncanakan 1 Januari 2006 menjadi 1 April 2006, Depdiknas akan melakukan koordinasi dengan Departemen Kuangan, Bappenas dan DPR sehingga honor semua Guru Bantu bisa dibayarkan pada Waktunya dan dengan jumlah yang sesuai dengan rencana.
Untuk mengetahui hasil rakor yang akan dilaksanakan pada tgl 27 s/d 28 Desember tunggu posting selanjutnya.
Semoga masalah Guru Bantu dapat diselesaikan secepatnya.
Friday, December 23, 2005
SBY Geli Tanggapi Kasus Foto 'SBY-Bambang'
Jakarta, Beredarnya foto hasil olahan SBY yang bersanding dengan Bambang Trihatmodjo ditanggapi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan tertawa geli. Presiden gak marah?
Reaksi Presiden SBY muncul saat tatap muka dengan masyarakat Indonesia di Kedutaan Besar RI di Bangkok, Thailand, Kamis (15/12/2005) malam. Dalam kesempatan itu, 'Bapak Blogger Indonesia' Enda Nasution menanyakan langsung ke Kepala Negara soal olah foto yang dilakukan Herman Saksono.
Senin (12/12/2005) Blogger Herman Saksono memang diciduk polisi seputar keisengannya menempelkan wajah SBY menggantikan wajah 'Mayang Sari' yang sedang berpose dengan 'Bambang Trihatmodjo'.
Dalam kesempatan di Bangkok, Enda menanyakan apakah beredarnya foto mesra itu dianggap sebagai penghinaan terhadap Kepala Negara. Menurut Enda, Presiden menjawab dengan santai dan tidak terlihat tersinggung dengan keberadaan foto tersebut.
"Santai banget, dia gak tahu malah. Seperti menurut dia, baru tahu kemarin. Wajar lah menurut gue, banyak urusan lain yang lebih penting," ujar Enda saat dihubungi detikinet, Jumat (16/12/2005).
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan jawaban tersebut sambil tertawa geli. "Itu gambar saya dengan Bambang Tri atau saya dengan siapa? Yang jelas?," canda Presiden menggoda Enda.
SBY bahkan mengaku baru mengetahui soal foto tersebut dari Ibu Ani Yudhoyono. Namun informasi dari isterinya itu tidak sempat diperhatikan lebih lanjut karena ia sendiri sedang sibuk mengikuti rangkaian padat pertemuan puncak para pemimpin ASEAN dengan negara-negara mitra wicara di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 12-14 Desember.
"Tapi malam ini saya malah ingin tahu, kayak apa sih gambar saya di foto itu?," kata Susilo sambil tertawa, yang ditimpali tawa ratusan orang yang hadir di Wisma Duta.
Foto yang dimaksud adalah foto hasil editan seorang blogger asal Yogyakarta, Herman Saksono. Foto yang dipajang merupakan hasil olahan foto Mayang Sari yang dirangkul Bambang Tri yang beredar sebelumnya. Mengaku iseng, Herman lalu mengganti wajah Mayang Sari dengan sejumlah tokoh seperti Roy Suryo, Surya Paloh, Yusril Ihza Mahendra, dan Armand Maulana. Tak ketinggalan, wajah SBY juga dipajang jadi pengganti wajah Mayang.
SBY mengaku tidak tahu bahwa kasus tersebut sampai berujung dipanggilnya orang iseng yang memodifikasi foto tersebut (Herman Saksono). Menanggapi keisengan Herman, SBY menganggap tidak perlu dilakukan penyelesaian hukum.
"Kalau itu bukan sesuatu yang disengaja untuk melakukan pelanggaran atau kejatahan terhadap seseorang, panggil saja. Lalu nasehati, bagaimana begitu kalau banyak orang percaya, SBY kok foto sana-sini," katanya seperti dikutip oleh beberapa media dari Antara.
Orang yang bersangkutan juga perlu diingkatkan bahwa kendati setiap orang berhak mengekspresikan ide dan pikirannya seperti yang diamanatkan UUD 1945 pasal 28, hak itu juga dibatasi dengan ketentuan lain di pasal yang sama yang menyebutkan bahwa hak yang dimiliki tidak boleh mengganggu orang lain, mengganggu norma susila dan agama.
Ia juga meminta berbagai pihak agar kreativitas yang dibuat tidak diarahkan kepada perbuatan-perbuatan iseng, melainkan yang lebih berguna. "Banyak sekali ide, tentang pembuatan kapal, misalnya. Cari yang lain sajalah, yang iseng jangan dikembangkan," ujar Presiden.
Reaksi Presiden SBY muncul saat tatap muka dengan masyarakat Indonesia di Kedutaan Besar RI di Bangkok, Thailand, Kamis (15/12/2005) malam. Dalam kesempatan itu, 'Bapak Blogger Indonesia' Enda Nasution menanyakan langsung ke Kepala Negara soal olah foto yang dilakukan Herman Saksono.
Senin (12/12/2005) Blogger Herman Saksono memang diciduk polisi seputar keisengannya menempelkan wajah SBY menggantikan wajah 'Mayang Sari' yang sedang berpose dengan 'Bambang Trihatmodjo'.
Dalam kesempatan di Bangkok, Enda menanyakan apakah beredarnya foto mesra itu dianggap sebagai penghinaan terhadap Kepala Negara. Menurut Enda, Presiden menjawab dengan santai dan tidak terlihat tersinggung dengan keberadaan foto tersebut.
"Santai banget, dia gak tahu malah. Seperti menurut dia, baru tahu kemarin. Wajar lah menurut gue, banyak urusan lain yang lebih penting," ujar Enda saat dihubungi detikinet, Jumat (16/12/2005).
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan jawaban tersebut sambil tertawa geli. "Itu gambar saya dengan Bambang Tri atau saya dengan siapa? Yang jelas?," canda Presiden menggoda Enda.
SBY bahkan mengaku baru mengetahui soal foto tersebut dari Ibu Ani Yudhoyono. Namun informasi dari isterinya itu tidak sempat diperhatikan lebih lanjut karena ia sendiri sedang sibuk mengikuti rangkaian padat pertemuan puncak para pemimpin ASEAN dengan negara-negara mitra wicara di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 12-14 Desember.
"Tapi malam ini saya malah ingin tahu, kayak apa sih gambar saya di foto itu?," kata Susilo sambil tertawa, yang ditimpali tawa ratusan orang yang hadir di Wisma Duta.
Foto yang dimaksud adalah foto hasil editan seorang blogger asal Yogyakarta, Herman Saksono. Foto yang dipajang merupakan hasil olahan foto Mayang Sari yang dirangkul Bambang Tri yang beredar sebelumnya. Mengaku iseng, Herman lalu mengganti wajah Mayang Sari dengan sejumlah tokoh seperti Roy Suryo, Surya Paloh, Yusril Ihza Mahendra, dan Armand Maulana. Tak ketinggalan, wajah SBY juga dipajang jadi pengganti wajah Mayang.
SBY mengaku tidak tahu bahwa kasus tersebut sampai berujung dipanggilnya orang iseng yang memodifikasi foto tersebut (Herman Saksono). Menanggapi keisengan Herman, SBY menganggap tidak perlu dilakukan penyelesaian hukum.
"Kalau itu bukan sesuatu yang disengaja untuk melakukan pelanggaran atau kejatahan terhadap seseorang, panggil saja. Lalu nasehati, bagaimana begitu kalau banyak orang percaya, SBY kok foto sana-sini," katanya seperti dikutip oleh beberapa media dari Antara.
Orang yang bersangkutan juga perlu diingkatkan bahwa kendati setiap orang berhak mengekspresikan ide dan pikirannya seperti yang diamanatkan UUD 1945 pasal 28, hak itu juga dibatasi dengan ketentuan lain di pasal yang sama yang menyebutkan bahwa hak yang dimiliki tidak boleh mengganggu orang lain, mengganggu norma susila dan agama.
Ia juga meminta berbagai pihak agar kreativitas yang dibuat tidak diarahkan kepada perbuatan-perbuatan iseng, melainkan yang lebih berguna. "Banyak sekali ide, tentang pembuatan kapal, misalnya. Cari yang lain sajalah, yang iseng jangan dikembangkan," ujar Presiden.
Bikin Pengakuan di Blog, Penjara 5 Tahun
Jakarta, Seorang remaja membuat pengakuan di blog, akibatnya ia dibawa ke persidangan dan mengaku bersalah. Lima tahun hidupnya akan dihabiskan di penjara.
Remaja 18 tahun bernama Blake Ranking mengaku bersalah telah menyebabkan kecelakaan yang menewaskan sahabatnya. Pengakuan itu muncul setelah ia menuliskan pengakuan serupa di blog-nya.
Kecelakaan itu terjadi bulan Oktober 2004. Saat penyelidikan Blake mengaku tidak ingat apapun seputar kejadian itu.
Namun tiga hari setelah kecelakaan, ia menuliskan pengakuan di blog miliknya yang berada pada layanan blog Blurty.com.
"Aku yang menyebabkan kejadian itu. Aku yang memutar kemudinya. Aku memutarnya dan kami terlempar keluar jalan, masuk ke saluran pembuangan dari beton," tulis Ranking. "Buktinya aku baik-baik saja sedang yang lain 'berantakan'," lanjutnya.
Bercanda
Saat kejadian, Blake adalah penumpang (di kursi belakang) mobil bersama Jason Coker (di kursi depan). Nicole Robinette yang mengemudikan mobil tersebut.
Blake, kadar alkohol dalam darahnya dua kali lipat batas yang diperbolehkan, kemudian bercanda dengan mengambil alih kendali mobil dari Nicole. Akibatnya mobil terpental dari jalan.
Coker kemudian meninggal setelah masuk rumah sakit dalam keadaan koma. Sementara Nicole mengalami luka parah.
Sempat Menolak
Blake kemudian menghapus pengakuannya di dalam blog. Ia bahkan menyebut pengakuan itu sebagai bentuk rasa bersalah, dan kata-kata yang ditulisnya adalah berdasarkan cerita Nicole.
Namun pihak jaksa penuntut menganggap pengakuan itu cukup untuk menyeret Blake ke pengadilan. Akhirnya ia pun mengaku bersalah dan menerima hukuman penjara 5 tahun, dari ancaman 15 tahun.
Selain hukuman penjara, ia dikenai masa percobaan 10 tahun dan hak untuk memiliki SIM-nya dicabut. Demikian dikutip detikinet, dari AP, Jumat (23/12/2005).
Orangtua Coker mengaku tak ingin melihat Blake Ranking dipenjara. Karena bagaimanapun Coker dan Blake bersahabat baik.
Meski begitu, orangtua Coker menyesali tulisan yang dimuat Blake di blog. Tulisan Blake seputar kecelakaan tersebut dianggap tidak sensitif. (wsh)
Remaja 18 tahun bernama Blake Ranking mengaku bersalah telah menyebabkan kecelakaan yang menewaskan sahabatnya. Pengakuan itu muncul setelah ia menuliskan pengakuan serupa di blog-nya.
Kecelakaan itu terjadi bulan Oktober 2004. Saat penyelidikan Blake mengaku tidak ingat apapun seputar kejadian itu.
Namun tiga hari setelah kecelakaan, ia menuliskan pengakuan di blog miliknya yang berada pada layanan blog Blurty.com.
"Aku yang menyebabkan kejadian itu. Aku yang memutar kemudinya. Aku memutarnya dan kami terlempar keluar jalan, masuk ke saluran pembuangan dari beton," tulis Ranking. "Buktinya aku baik-baik saja sedang yang lain 'berantakan'," lanjutnya.
Bercanda
Saat kejadian, Blake adalah penumpang (di kursi belakang) mobil bersama Jason Coker (di kursi depan). Nicole Robinette yang mengemudikan mobil tersebut.
Blake, kadar alkohol dalam darahnya dua kali lipat batas yang diperbolehkan, kemudian bercanda dengan mengambil alih kendali mobil dari Nicole. Akibatnya mobil terpental dari jalan.
Coker kemudian meninggal setelah masuk rumah sakit dalam keadaan koma. Sementara Nicole mengalami luka parah.
Sempat Menolak
Blake kemudian menghapus pengakuannya di dalam blog. Ia bahkan menyebut pengakuan itu sebagai bentuk rasa bersalah, dan kata-kata yang ditulisnya adalah berdasarkan cerita Nicole.
Namun pihak jaksa penuntut menganggap pengakuan itu cukup untuk menyeret Blake ke pengadilan. Akhirnya ia pun mengaku bersalah dan menerima hukuman penjara 5 tahun, dari ancaman 15 tahun.
Selain hukuman penjara, ia dikenai masa percobaan 10 tahun dan hak untuk memiliki SIM-nya dicabut. Demikian dikutip detikinet, dari AP, Jumat (23/12/2005).
Orangtua Coker mengaku tak ingin melihat Blake Ranking dipenjara. Karena bagaimanapun Coker dan Blake bersahabat baik.
Meski begitu, orangtua Coker menyesali tulisan yang dimuat Blake di blog. Tulisan Blake seputar kecelakaan tersebut dianggap tidak sensitif. (wsh)
Thursday, December 22, 2005
Harap Harap Cemas
Mungkin semua staff Direktorat Tenaga Kependidikan mempunyai perasaan yang sama yaitu H2C karena sejak berubahnya status DITTENDIK menjadi DITJEN MUTENDIK semua staff belum tau pasti mereka akan ditempatkan dimana.
Sebagian staff ingin menetap di cepete tapi ada juga yang ingin pindah ke Senayan, tapi ada juga yang mengalami H2C karena masalah jabatan karena namanya Ditjen baru pasti banyak jabatan-jabatan yang belum terisi, ia gak sih...
Kalau Gua sih tenang-tenang aja...he...he...he...
Sebagian staff ingin menetap di cepete tapi ada juga yang ingin pindah ke Senayan, tapi ada juga yang mengalami H2C karena masalah jabatan karena namanya Ditjen baru pasti banyak jabatan-jabatan yang belum terisi, ia gak sih...
Kalau Gua sih tenang-tenang aja...he...he...he...
Tuesday, December 20, 2005
Rusia Siap Luncurkan Satelit di Indonesia
Jakarta, Perjanjian antara pihak Indonesia dan Rusia dalam hal peluncuran satelit telah siap ditandatangani. Pulau Biak dinilai sebagai lokasi peluncuran yang ideal.
Hal itu dikemukakan Duta Besar Rusia Mikhail M. Bely, dalam konferensi pers 'Russia in The Asia Pacific Region: Progress and Prospect', di Kedutaan Besar Rusia, Jl Kuningan, Jakarta, Selasa (20/12/2005).
Menurut Mikhail perjanjian dalam bentuk Declaration in Outer Space, yang mengatur segala sesuatu yang bersifat teknis, telah siap untuk ditandatangani. Dua pihak yang akan menandatangani adalah Telkom dan sebuah perusahaan telekomunikasi terkemuka asal Rusia.
Mikhail tidak merinci kapan perjanjian itu akan ditandatangani. Ia juga tidak menyebutkan perusahaan Rusia yang terlibat.
Sebelumnya kedua belah pihak telah menandatangani Memorandum of Understanding soal penggunaan teknologi satelit di Indonesia.
"Proyek ini merupakan proyek penting bagi kedua negara, karena nantinya keberadaaan satelit ini akan berguna untuk komunikasi di wilayah Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya," ujar Mikhail.
Luncur di Udara, Bukan dari Tanah
Pulau Biak, di kawasan utara Papua dianggap sebagai lokasi yang cocok unuk melakukan peluncuran satelit. Biak adalah pulau kecil namun memiliki bandar udara sendiri, yaitu Bandara Frans kaisepo.
Selain itu Biak dipilih karena berada di garis khatulistiwa. Posisi di garis khatulistiwa, alias ekuator, tersebut akan memudahkan satelit untuk mencapai orbitnya.
Mikhail mengungkapkan, rencananya satelit tidak akan diluncurkan dari permukaan tanah tetapi dari udara. Sebuah pesawat nantinya akan take off dari Biak, dengan memuat roket di dalamnya. Roket itu akan diluncurkan ketika pesawat berada di udara.
Selama ini, hubungan dagang antara Rusia dan Indonesia cukup baik. Setiap tahunnya hubungan dagang itu menghasilkan surplus US$ 90 juta untuk Rusia.
Jumlah itu tanpa menghitung perdagangan di bidang militer. Indonesia mengekspor barang-barang seperti rempah-rempah dan hasil pertanian. Sementara Rusia mengekspor komoditas seperti pupuk, barang elektronik, dan logam.
Di bidang militer, Indonesia dan Rusia sedang membicarakan mengenai rencana Indonesia membeli peralatan pertahanan. Ini termasuk pesawat Sukhoi dan peralatan perang lainnya.
Hal itu dikemukakan Duta Besar Rusia Mikhail M. Bely, dalam konferensi pers 'Russia in The Asia Pacific Region: Progress and Prospect', di Kedutaan Besar Rusia, Jl Kuningan, Jakarta, Selasa (20/12/2005).
Menurut Mikhail perjanjian dalam bentuk Declaration in Outer Space, yang mengatur segala sesuatu yang bersifat teknis, telah siap untuk ditandatangani. Dua pihak yang akan menandatangani adalah Telkom dan sebuah perusahaan telekomunikasi terkemuka asal Rusia.
Mikhail tidak merinci kapan perjanjian itu akan ditandatangani. Ia juga tidak menyebutkan perusahaan Rusia yang terlibat.
Sebelumnya kedua belah pihak telah menandatangani Memorandum of Understanding soal penggunaan teknologi satelit di Indonesia.
"Proyek ini merupakan proyek penting bagi kedua negara, karena nantinya keberadaaan satelit ini akan berguna untuk komunikasi di wilayah Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya," ujar Mikhail.
Luncur di Udara, Bukan dari Tanah
Pulau Biak, di kawasan utara Papua dianggap sebagai lokasi yang cocok unuk melakukan peluncuran satelit. Biak adalah pulau kecil namun memiliki bandar udara sendiri, yaitu Bandara Frans kaisepo.
Selain itu Biak dipilih karena berada di garis khatulistiwa. Posisi di garis khatulistiwa, alias ekuator, tersebut akan memudahkan satelit untuk mencapai orbitnya.
Mikhail mengungkapkan, rencananya satelit tidak akan diluncurkan dari permukaan tanah tetapi dari udara. Sebuah pesawat nantinya akan take off dari Biak, dengan memuat roket di dalamnya. Roket itu akan diluncurkan ketika pesawat berada di udara.
Selama ini, hubungan dagang antara Rusia dan Indonesia cukup baik. Setiap tahunnya hubungan dagang itu menghasilkan surplus US$ 90 juta untuk Rusia.
Jumlah itu tanpa menghitung perdagangan di bidang militer. Indonesia mengekspor barang-barang seperti rempah-rempah dan hasil pertanian. Sementara Rusia mengekspor komoditas seperti pupuk, barang elektronik, dan logam.
Di bidang militer, Indonesia dan Rusia sedang membicarakan mengenai rencana Indonesia membeli peralatan pertahanan. Ini termasuk pesawat Sukhoi dan peralatan perang lainnya.
Hacker Ancam Perusahaan Pembuat Game
Jakarta, Sebuah perusahaan pembuat game, White Wolf Publishing, tersentak setelah membaca pesan dari perhimpunan hacker internasional. Pasalnya, hacker mengirim pesan bahwa data pribadi klien mereka telah dicuri. Data yang dicuri termasuk alamat e-mail, nama pengguna dan enkripsi password.
White Wolf Publishing, pembuat game tersohor seperti "World of Darkness" dan "Vampire: The Requiem", mengaku menerima pesan dari perhimpunan hacker internasional pada 11 Desember silam. Di dalamnya dikatakan, mereka (grup hacker-red) telah membobol sistim pertahanan keamanan perusahaan tersebut. Hal itu disampaikan juru bicara perusahaan, Kelley Herman.
Para hacker tersebut mengancam akan mempublikasikan data-data klien itu pada web, kecuali jika White Wolf mau menebusnya dengan mengirimkan sejumlah uang kepada mereka. Tidak jelas berapa jumlah uang yang diminta oleh perkumpulan hacker tersebut.
Karena perusahaan yang berbasis di Atlanta itu tak mau membayar, hacker kembali mengancam dengan mengirimkan e-mail kepada para konsumen White Wolf. Di dalamnya disebutkan, konsumen harus membeli informasi yang telah dicuri dengan harga US$10 (US$1 = Rp 9.845, sumber: detik.com).
Herman tak memaparkan berapa banyak konsumen yang terkena dampak ini.
"Kami segera memberitahukan masalah ini kepada klien kami dan menyarankan agar mereka segera mengganti password," ujar Herman seperti dilansir detikinet dari zdnetasia Selasa (20/12/2005).
Ada banyak kesempatan untuk membobol sistim keamanan dari enkripsi dan password. Konsumen yang menggunakan password yang sama untuk belanja dan online banking kemungkinan besar terancam dampak serangan seperti ini.
Menurut Herman, para hacker menggunakan celah software untuk menembus keamanan situs. Bahkan toko online White Wolf sempat mati selama empat hari ketika mereka mencoba memperbaiki celah tersebut. Saat ini FBI sedang menyelidiki kasus tersebut.(dwn)
White Wolf Publishing, pembuat game tersohor seperti "World of Darkness" dan "Vampire: The Requiem", mengaku menerima pesan dari perhimpunan hacker internasional pada 11 Desember silam. Di dalamnya dikatakan, mereka (grup hacker-red) telah membobol sistim pertahanan keamanan perusahaan tersebut. Hal itu disampaikan juru bicara perusahaan, Kelley Herman.
Para hacker tersebut mengancam akan mempublikasikan data-data klien itu pada web, kecuali jika White Wolf mau menebusnya dengan mengirimkan sejumlah uang kepada mereka. Tidak jelas berapa jumlah uang yang diminta oleh perkumpulan hacker tersebut.
Karena perusahaan yang berbasis di Atlanta itu tak mau membayar, hacker kembali mengancam dengan mengirimkan e-mail kepada para konsumen White Wolf. Di dalamnya disebutkan, konsumen harus membeli informasi yang telah dicuri dengan harga US$10 (US$1 = Rp 9.845, sumber: detik.com).
Herman tak memaparkan berapa banyak konsumen yang terkena dampak ini.
"Kami segera memberitahukan masalah ini kepada klien kami dan menyarankan agar mereka segera mengganti password," ujar Herman seperti dilansir detikinet dari zdnetasia Selasa (20/12/2005).
Ada banyak kesempatan untuk membobol sistim keamanan dari enkripsi dan password. Konsumen yang menggunakan password yang sama untuk belanja dan online banking kemungkinan besar terancam dampak serangan seperti ini.
Menurut Herman, para hacker menggunakan celah software untuk menembus keamanan situs. Bahkan toko online White Wolf sempat mati selama empat hari ketika mereka mencoba memperbaiki celah tersebut. Saat ini FBI sedang menyelidiki kasus tersebut.(dwn)
Thursday, December 15, 2005
Hilangkan Kesenjangan Dengan Pendidikan
Untuk menghilangkan berbagai macam kesenjangan di muka bumi bumi ini adalah dengan pendidikan
Subscribe to:
Posts (Atom)

