Kemarin Presiden Republik Indonesia di undang pada salah satu acara peringatan hari bersejarah di negeri ini dan pada saat yang bersamaan saya juga turut hadir disana dan mendapat kesempatan berbaris didepan bapak Presiden Susilo Bambang Yudoyono.
Suatu kebanggaan yang saya rasakan pada saat itu karena tidak semua orang mendapat kesempatan yang sama seperti saya. Oleh sebab itu kesempatan itu saya pergunakan dengan sebaik-baiknya dengan berbaris seperti layaknya seorang tentara karena saya tau bahwa beliau adalah mantan tentara juga tapi saya heran kenapa orang-orang di sekitar saya justru tidak serius atau dengan kata lain cara berbaris mereka tidak sempurna seperti saya, kadang pindah dari barisan satu ke barisan yang lainnya.
Pada saat itu bapak Presiden tidak berbuat apapun saat meliahat orang-orang tersebut melakukan kesalahan tapi pada saat melihat saya yang berbaris begitu sempurna langsung menampar saya karena melihat yang didepan saya lebih pendek dari saya, setelah itu aku pindah kedepan menggantikan orang yang didepan saya tapi pada saat itu saya tidak berani menanyakan kenapa cuma sayang yang ditampar.
Setelah saya bertanya-tanya didalam hati tiba-tiba aku terbagun dan sadar ternyata aku baru saja mengalami mimpi ditampar oleh seorang Presiden.
Friday, July 28, 2006
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


1 comment:
kacian deh loe....!!!! biar presiden, tapi kalo ditampar, apa enak nya........
Post a Comment